Mendikbud Lantik Dua Pimpinan PTN

Mendikbud Mohammad Nuh Kamis (14/8/2014) melantik dua pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN).

Mendikbud Lantik Dua Pimpinan PTN
Agustin Setyo Wardani
Mendikbud memberi ucapan selamat kepada anggota BSNP 2014-2018 yang dilantik menggantikan anggota BSNP yang telah habis masa jabatannya, Kamis (14/8/2014) siang di Gedung A lantai 3, Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Mendikbud Mohammad Nuh  Kamis (14/8/2014) selain mengukuhkan 11 Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) periode 2014-2018, juga melantik dua pimpinan perguruan tinggi negeri (PTN).

Kedua orang yang dilantik oleh M. Nuh pada kesempatan tersebut adalah Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) periode 2014-2018 Prof. Dr. Warsono dan Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Drs. Sihabuddin Chalid.

"Dalam kesempatan yang baik ini, tentu kami memberikan penghargaan dan terima kasih yang telah membangun Unesa," ujar Nuh dalam pelantikan tersebut.

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu memberikan selamat kepada Rektor Unesa dan Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut atas pelantikannya. Tak lupa, Nuh mengingatkan bahwa tugas yang diemban semakin berat.

"Untuk Unesa sebagai PTN yang tugas utamanya mencetak para guru, pastikan bisa berdiri di depan bagi guru untuk pendidikan bangsa ini," ucapnya.

Lebih lanjut Mantan Menkominfo itu mengatakan, guru-guru yang dihasilkan untuk harus mampu mendidik anak-anak bangsa menjadi lebih baik.

"Untuk kedua PTN ini, jadikan PTN sebagai model reference atau contoh, yaitu tata kelola. Kami mewanti-wanti sistem tata kelola sebaik mungkin, tidak ada sumber daya manusia (SDM) yang paling bagus, minimum guru S-2. Dengan SDM yang bagus, tunjukkan dan buktikan bahwa kita bisa tata kelola yang baik," ungkapnya.

Selain itu, Nuh yang didampingi istrinya, Laily Rahmawati menambahkan, jadikan PTN sebagai tempat bertanya tentang apa saja sesuai tri dharma yang ada. Nuh juga menekankan kepada keduanya untuk tetap memberi perhatian kepada anak-anak yang terbatas masalah ekonomi.

"Oleh karena itu, kita harus memberikan perhatian secara khusus yang memiliki latar belakang ekonomi yang terbatas. Untuk Unesa, bisa mengawal menyukseskan Kurikulum 2013, dan mudah-mudahan senantiasa bisa melaksanakan tugas yang baik," tuturnya. (Agustin Setyo Wardani)

Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved