Suara Warga

Perbankan Indonesia Telah Meraup Untung Superbesar

Bunga kepada nasabah mencapai 100 persen atau lebih dari suku bunga acuan Bank Indonesia.

Perbankan Indonesia Telah Meraup Untung Superbesar
KONTAN/AHMAD FAUZIE Ilustrasi
Ilustrasi rupiah. 

WARTA KOTA, BOGOR - Perbankan di Indonesia termasuk yang berhasil meraup keuntungan tinggi dalam beberapa tahun terakhir ini. Bunga kepada nasabah mencapai 100 persen atau lebih dari suku bunga acuan Bank Indonesia.

Anehnya, BI mengharuskan kredit macet diminimalkan. Namun, apabila nasabah ingin melunasi kredit lebih awal, pihak bank pemberi kredit mengenakan penalti 5-8 persen dari sisa pinjaman. Bukankah ini suatu anomali? Padahal, saat akad kredit, dari nasabah telah dipungut uang administrasi, provisi, dan pungutan lain.

Yang lebih aneh, sebelum akad kredit, nasabah diharuskan membayar cicilan pertama. Apakah praktik seperti itu telah diketahui dan dilegalkan pihak-pihak terkait seperti BI, Otoritas Jasa Keuangan, dan Kementerian Keuangan?

Tentang asuransi kredit, belum ada standardisasi mutasi antarbank yang mengatur apabila nasabah ingin memindahkan kreditnya ke bank lain. Saat ini nasabah harus menggunakan asuransi baru dari bank yang akan dituju dan membayar dari awal seperti nasabah baru. Asuransi pertama yang telah dibayar kepada bank sebelumnya hanya dikembalikan dalam nilai kecil dan melalui birokrasi berbelit.

Wigijono,
Baranangsiang Indah, Katulampa,
Kota Bogor, Jawa Barat

Editor: Andy Pribadi
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved