Cegah Calo, Tidak Ada Tiket Dijual di Soetta

Kemenhub sudah berkoordinasi dengan Bandara Soekarno Hatta (CGK) agar tidak ada penjualan tiket di bandara selama angkutan lebaran.

Cegah Calo, Tidak Ada Tiket Dijual di Soetta
KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZA
Calon penumpang mengantre tiket kereta api di Stasiun Gambir. 

WARTA KOTA, TANAHABANG-Kementerian Perhubungan menyatakan akan melakukan beberapa cara untuk memberantas percaloan tiket, khususnya di moda pesawat. Direktur Angkutan Udara, Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Djoko Murjatmodjo mengatakan, Kemenhub sudah berkoordinasi dengan Bandara Soekarno Hatta (CGK) agar tidak ada penjualan tiket sama sekali di bandara selama masa angkutan lebaran.

"Hal ini untuk mencegah aksi percaloan tiket yang merugikan masyarakat," ujarnya di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2014).

Ia mengatakan, bandara yang biasanya tutup pukul 00.00 bisa saja dibuka untuk operasi jika dibutuhkan oleh maskapai. Ia mengatakan, untuk memberantas calo, pihaknya akan menurunkan tim pemantau. Jika ditemukan calo yang menjual tiket atas nama penumpang langsung, maka ia akan menelusuri kemungkinan kongkalikong dengan maskapai.

"Tim juga akan mewawancarai penumpang yang membeli tiket, apakah ada pelanggaran tarif, dan sebagainya," jelasnya.

Untuk penerbangan mudik, tarif tetap diatur berdasarkan Tarif Batas Atas (TBA) ditambah Surcharge yang berlaku di Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26 tahun 2010 tentang mekanisme formulasi perhitungan dan penetapan tarif batas atas penumpang kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri. Jika diketahui maskapai melanggar TBA maka pihaknya akan memberikan teguran.

"Beberapa waktu lalu ada dua maskapai melanggar TBA, kita sudah berikan teguran, tapi untuk masa mudik belum kita temukan, selain teguran, nanti juga ada denda, sesuai yang diatur di KM tersebut," tuturnya.

 Ia mengatakan, saat ini ada banyak calo yang sulit dibuktikan. Mereka bukan agen resmi, dan membeli tiket sesuai tarif dari maskapai. Namun menjual kepada Konsumen dengan harga tinggi. Mereka, kata Djoko, memiliki aplikasi yang bisa mengakses semua maskapai. Namun mereka bukan agen resmi. Untuk calo seperti ini, Kemenhub sulit menindaknya karena sulit dibuktikan.

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help