Tiket Kereta Mudik yang Dikembalikan Penumpang Tidak Akan Dijual Kembali

Untuk mengantisipasi percaloan pada musim mudik Lebaran, PT KAI tidak akan menjual kembali tiket yang dikembalikan penumpang.

Tiket Kereta Mudik yang Dikembalikan Penumpang Tidak Akan Dijual Kembali
Kompas/Kristianto Purnomo
Ilustrasi kereta api. 

WARTA KOTA, JATINEGARA-Untuk mengantisipasi percaloan pada musim mudik Lebaran, PT KAI tidak akan menjual kembali tiket yang telah di-refund oleh penumpang.

Kepala Humas Daop 1 KAI, Agus Komarudin, mengatakan, untuk sistem refund atau pengembalian tiket, akan dilakukan perubahan dari tahun sebelumnya.

Untuk tiket kereta kelas eksekutif komersial, yang di-refund penumpang, bisa dijual kembali oleh pihak KAI.

"Tapi untuk tiket kereta api PSO atau kereta subsidi, seperti Mataram, gaya Baru Selatan, penumpang bisa refund. Tapi tiket atau bangku tersebut, tidak akan kami jual kembali," kata Agus, saat konferensi pers di Dipo Lokomotif Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (11/7/2014) sore.

Pemberlakuan sistem tersebut, lanjutnya, sebagai upaya untuk mengantisipasi calo.

Dimana untuk menghindari, calo yang akan menjual kembali tiket tersebut, dengan harga berkali lipat lebih mahal.

"Untuk pembatalan, tetap dikenakan biaya administrasi sebesar 25 persen dari harga tiket di luar bea pesan. Untuk pengembalian bea tiket dapat diambil dalam jangka waktu 30 sampai 60 hari setelah menerima print out pembatalan," katanya.

Untuk masa angkut lebaran H-10 sampai dengan H-10 telah ditetapkan tanggal 18 Juli sampai 8 Agustus selama 22 hari.

Adapun jumlah perjalan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta, menuju ke beberapa wilayah Jawa sebanyak 54 perjalan KA reguler dan 12 KA tambagan Lebaran dengan Volume 33.802 hari.a

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved