PT KAI Tambah 1.600 Kereta Untuk Lebaran

Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan dua kereta baru yang berasal dari PT Inka.

PT KAI Tambah 1.600 Kereta Untuk Lebaran
Kompas/Kristianto Purnomo
Ilustrasi kereta api. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan dua kereta baru yang berasal dari PT Inka. Sehingga, satu kereta yang mampu menampung 800 orang per hari itu bisa meenampung penumpang dengan jurusan ke arah Jawa Tengah yaitu Semarang dan Kutoharjo pada H-10 Lebaran atau tanggal 28 Juli 2014 mendatang.

Kepala Humas PT KAI Daops 1, Agus Komarudin menuturkan bahwa kereta baru ini baru diuji coba di kawasan Jawa Tengah dalam empat hari belakangan ini. Sehingga, bisa digunakan dalam masa angkutan lebaran 2014 mendatang.

"Satu rangkaian kereta baru ini terdiri dari 10 kereta yang mampu menampung 800 orang. Sehingga, kalau ada dua kereta berarti mampu menampung 1.600 penumpang per hari," kata Agus saat dihubungi Warta Kota di Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (11/7).

Agus menjelaskan bahwa kereta ini masuk dalam kelas ekonomi ac komersial. Namun, untuk nama kereta dan besaran tarif yang harus dikeluarkan calon penumpang, dirinya belum bisa memberitahuikannya.

"Untuk nama dan tarif masih dirapatkan. Yang jelas ini tidak termasuk dalam tarif PSO," tuturnya.

Dalam satu rangkaian Kereta baru ini, juga terdapat kereta khusus untuk masyarakat dengan kebutuhan khusus sebanyak dua kereta. Perbedaannya terdapat pada pintu masuk menuju kereta yang tidak menggunakan tangga seperti kereta pada umumnya.

"Ada dua kereta yang dikhususkan untuk masyarakat difabel. Tapi, kalau tidak ada maka akan kami jual tiketnya kepada masyarakat biasa," imbuhnya.

Alasan dipilihnya Semarang dan Kutoharjo untuk mengangkut masyarakat pada hari raya Lebaran adalah melihat potensi minat dari para pemudik. Sehingga, PT KAI memprioritaskan dua wilayah tersebut.

"Kereta ini akan mulai beroperasi dari H-10. Pemilihan Semarang dan Kutoharjo karena melihat potensi pasaar. Banyak permintaan dan kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," pungkasny

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved