Sudah Seminggu Jembatan Gantung BKB Ambruk

Jembatan gantung yang menghubungkan Jalan Setia Kawan, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, dengan Jalan Semeru Raya, sudah seminggu ambruk.

Sudah Seminggu Jembatan Gantung BKB Ambruk
Wahyu Tri Laksono
Jembatan gantung di Banjir Kanal Barat yang ambruk akibat tali slingnya putus. Foto diambil Kamis (12/6/2014). 

WARTA KOTA, JAKARTA - Jembatan gantung yang menghubungkan Jalan Setia Kawan, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, dengan Jalan Semeru Raya, sudah seminggu ambruk.

Namun demikian kondisinya masih dibiarkan saja, belum diperbaiki dinas terkait.

Jembatan tersebut ambruk sejak Jumat (6/6/2014) sekitar pukul 06.00. Pagi itu dua orang ibu sambil membawa anaknya menyebrangi jembatan tersebut untuk berbelanja di pasar Grogol.

Sesampainya di tengah-tengah jembatan, kedua ibu tersebut kemudian berteriak karena tali sling yang ditanam di dekat Jalan Setia Kawan putus yang mengakibatkan jembatan tersebut setengah ambruk.

Hal itu dikatakan Ketua RT 08 RW 08 Kampung Duri Barat, Dada (55), kepada Wartakotalive.com di lokasi, Kamis (12/6/2014).

Menurutnya saat kedua ibu berteriak, dirinya yang sedang memancing di pinggir kali kemudian mendatangi serta menolong keduanya.

Menurutnya jembatan tersebut memang sudah tidak layak digunakan bagi para penyeberang, hanya saja mereka nekat menggunakan jembatan gantung tersebut.

"Lihat saja tuh, penyangganya hanya empat tiang yang ada di sana ditambah sling," ungkap pria yang saat ditemui tidak mengenakan baju tersebut.

Lanjut Dada, seharusnya ujung jembatan ini menempel dengan tembok, tidak menggantung. Jadi bukan tiang dan sling saja yang menyangganya tapi di setiap ujungnya ditahan dengan dicor.

"Harusnya kayak jembatan gantung yang satu lagi di dekat Season City sana tuh, kondisi jembatannya masih kuat tidak reot kayak begini," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved