Sebanyak 2 Kg Sabu Diselundupkan di Album Foto

Direktorat Bea dan Cukai berhasil gagalkan penyelundupan sabu 2,240 kg yang disembunyikan di album foto pernikahan.

Sebanyak 2 Kg Sabu Diselundupkan di Album Foto
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Direktorat Bea dan Cukai, berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2,240 kilogram yang disembunyikan ke dalam empat buah album foto pernikahan. 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Direktorat Jenderakl Bea dan Cukai, berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 2,240 kilogram yang disembunyikan ke dalam empat buah album foto pernikahan.

Sabu tersebut, disembunyikan ke dalam plastik yang dilaminating. Kemudian dimasukkan ke dalam masing-masing ke 65 lembar album foto pada empat album.

"Ini modus baru, pelaku memasukkannya ke dalam lembaran-lembaran album foto. Meskipun tidak terdeteksi x-ray, tapi berkat kerjasama dengan Bea dan Cukai, penyelundupan ini, berhasil digagalkan," kata Brigjen Arman Depari, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Rabu (21/5/2014).

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga menangkap seorang pria asal Hongkong berinisial WNK (53) di Kantor Pos Surabaya.

"Pelaku ini mengaku, berangkat dari Hongkong menuju Surabaya dengan pesawat Cathay Pacific CX7x1 pada 2 Mei lalu. Di Surabaya, WNK menginap di Kamar 204 Hotel Novotel," katanya.

Saat itu, WNK, memberitahukan alamat hotel tersebut kepada rekannya berinisial A yang saat ini masih dalam pengejaran.

Kemudian, selang empat hari, 6 Mei, petugas Bea dan Cukai Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat menerima lipahan paket nomor CP273774761CN yang dikirim dari Tiongkok dengan menggunakan tulisan Tiongkok.

Dalam paket tersebut, ditujukan kepada seseorang dengan alamat hotel Novotel Surabaya.

"Kami langsung menelusuri tujuan paket kiriman dan membekuk WNK. Saat ditangkap petugas, WNK mengakui sebagai penerima paket, berisi album foto yang didalamnya terdapat sabu," katanya.

Pihaknya, berhasil juga menyita barang bukti narkoba, paspor, dokumen, dan handphone. Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 juncto pasal 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help