Waduh, Lima Provinsi Belum Bebas Malaria

Pemerintah menargetkan, seluruh wilayah di Indonesia bebas malaria pada 2030.

Waduh, Lima Provinsi Belum Bebas Malaria
Kompas.com
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, AMBON - Pemerintah menargetkan, seluruh wilayah di Indonesia bebas malaria pada 2030. Hingga kini tidak ada kabupaten dan kota di lima provinsi, yakni Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur, yang dinyatakan bebas dari malaria.

Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan hal itu pada peringatan Hari Kesehatan Sedunia (HKS) bertema ”Waspadai Nyamuk, Lindungi Diri Kita”, di Ambon, Maluku, Senin (12/5). Pada kesempatan sama juga digelar peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS).

Menurut Ali, pemerintah menargetkan Indonesia secara keseluruhan akan bebas malaria pada 2030. Adapun beberapa wilayah Indonesia bagian barat, yakni Aceh, Jawa, dan Bali ditargetkan bebas malaria lebih cepat, yakni pada 2015. Kondisi bebas malaria adalah situasi di mana tidak ditemukan kasus malaria yang secara masif terjadi.

Kini, 212 kabupaten/kota yang tersebar di 29 provinsi sudah dinyatakan bebas malaria. Sementara di lima provinsi, yakni Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Nusa Tenggara Timur, belum ada kabupaten dan kota yang dinyatakan bebas dari kasus penyebaran malaria.

Ali menyatakan, bersama masyarakat, pemerintah berusaha mengendalikan penyebaran malaria. Hasilnya, mayoritas provinsi dinyatakan telah bebas dari malaria. ”Namun, upaya itu masih belum tercapai secara keseluruhan di Indonesia. Di lima provinsi, belum ada kabupaten/kota yang memenuhi syarat dinyatakan bebas malaria,” kata dia.

Oleh karena itu, pemerintah akan menerapkan strategi akselerasi pengendalian malaria di 52 kabupaten/kota di kawasan timur Indonesia yang jadi daerah endemis. Program yang akan dilakukan adalah pekan akselerasi pengendalian malaria terintegrasi, intensifikasi pengobatan di semua fasilitas kesehatan, dan penemuan kasus malaria secara efektif.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua mengatakan, untuk mencapai target Indonesia bebas malaria, semua pemangku kepentingan di Maluku, termasuk masyarakat, diminta berperan aktif. Karena itu, masyarakat diharapkan menjalankan pola hidup sehat.

Selain Malaria, penyakit tular vektor yang juga ada di Maluku, yakni demam berdarah dengue dan filariasis. Pengendalian filariasis dilakukan dengan pengobatan massal setahun sekali selama lima tahun berturut-turut di daerah endemis. (FRN)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help