BNN Gandeng Majelis Taklim Untuk Berantas Narkoba

Sebagai salah satu upaya untuk memberantas dan mencegah peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Majelis Taklim.

BNN Gandeng Majelis Taklim Untuk Berantas Narkoba
google
Logo Badan Narkotika Nasional

WARTA KOTA, JAKARTA - Sebagai salah satu upaya untuk memberantas dan mencegah peredaran narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Majelis Taklim.

Konsultan Deputi Pencegahan BNN Paulina G Padmohoedojo mengatakan untuk merealisasikannya BNN telah menggelar pertemuan dengan 40 Ketua Majelis Taklim se Kecamatan Cinere, yang tergabung dalam Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid (BKMM) di Sekertariat Gerakan Nurani Nusantara (GANN) di Cinere, Depok, Kamis (8/5/2014) kemarin.

Pertemuan tersebut digelar dalam acara berupa Focus Group Discussion (FGD).

Menurut Paulina diharapkan Majelis Taqlim mampu berperan aktif dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba yang rentan terjadi dilingkungan sekitar.

"Sebab orangtua yang memiliki pengetahuan tentang cara mengasuh anak yang baik, serta memiliki pengetahuan tentang strategi pencegahan narkoba, lebih mempunyai harapan besar untuk menjamin anak-anaknya bebas narkoba," papar Paulina, Jumat (9/5/2014).

Karenanya, tambah dia, diharapkan para Ketua Majelis Taklim menyebarluaskan pengetahuan tentang narkoba yang didapat ke lingkungan sekitar dan lingkungan terdekat.

Ketua Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Kecamatan Cinere, Iing Khoiriah, mengaku siap menyebar luaskan materi yang telah didapat khususnya ke Majlis Taklim anggotanya dan umumnya ke seluruh masyarakat.

"Supaya semua masyarakat terhindar dari penyalahgunaan narkoba, dan lebih meningkatkan pengawasan orang tua," katanya.

Iing mengaku mengapresiasi petunjuk yang diberikan dalam FGD tersebut. "Jika kami menemukan masalah narkoba di lingkungan, kami ada pegangan sekarang," ujar Iing.

Selain itu Iing mengaku bertekad untuk memberikan penyadaran kepada lingkungan agar segera melaporkan anggota keluarga mereka jika ada yang menyalahgunakan narkoba.

"Namun bukan ditangkapi tapi untuk direhabilitasi," lanjut Iing.

Ketua Umum GANN, Fariza Y Irawady, menyampaikan dari informasi BNN di FGD itu, ada dua peran yang dapat dilakukan oleh para ibu anggota Majelis Taklim.

"Yang pertama yaitu peran pencegahan, karena aktivitas Majelis Taklim yang sangat intensif, minimal seminggu sekali mengadakan pengajian. Kedua untuk memberi arahan dan petunjuk apa yang bisa dilakukan seandainya ada penyalahguna di lingkungannya, dan menginformasikan bahwa mereka akan direhabilitasi," kata Fariza.

Ia mengatakan BNN saat ini sudah menyatakan komitmen besarnya untuk mengedepankan rehabilitasi daripada memenjarakan dan itu harus dimanfaatkan secara optimal. "Komitmen Kepala BNN itu harus direspons positif oleh masyarakat," ujarnya.

Karenanya menurut Fariza, dengan membuat jaringan masyarakat anti narkoba yang lebih besar dari jaringan pengedar narkoba, akan dapat melindungi masyarakat dan kaum muda, remaja serta anak-anak dari bahaya narkoba.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Lucky Oktaviano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved