Fasilitas Umum

Terowongan Kota Tua Tak Buka 24 Jam

Kondisi terowongan penyeberangan orang di bawah Stasiun Kota saat ini agak mendingan dan sudah tidak ada coretan.

Terowongan Kota Tua Tak Buka 24 Jam
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kondisi terowongan stasiun kota yang menikuk tajam menyulitkan penyandang cacat dan orang tua untuk jalan di tempat itu 

WARTA KOTA, TAMANSARI - Djoko Purnomo selaku Kepala Terowongan Penyeberangan Orang (TPO) Kota Tua mengatakan pada kedatangannya November 2013 lalu, kondisi TPO tersebut seolah tidak terawat.

Selain banyak coretan pada dinding-dinding, tempat tersebut juga terlihat kumuh dengan banyaknya Pedagang kali Lima (PKL).

“Dulu saat saya ke sini kondisinya tidak terawat. Plafon pada rusak. Banyak coretan di dinding serta kolam air mancur ini tidak berfungsi dengan baik,” katanya kepada Warta Kota, Selasa (15/4/2014).

Bahkan, kata Djoko tempat itu juga dulunya dijadikan tempat nongkrong para tuna wisma atau gelandangan dan sebagai tempat berkumpul anak-anak punk.

“Tapi sekarang sudah kita larang. Saya juga sudah perbaiki beberapa bagian, misalnya membersihkan coretan, memperbaiki kolam air mancur dan mengganti sebagian plafon. Memang belum semuanya, karena anggarannya sangat terbatas,” katanya.

Sedangkan untuk mengantisipasi terowongan digunakan untuk tempat tidur atau berkumpul para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan anak-anak punk terowongan akan ditutup.

“Kami sekarang sudah batasi. Kami menutup terowongan jam 23.00 dan buka lagi sekitar 04.30,” katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Dian Anditya Mutiara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help