Capres 2014

Prabowo Harus Didampingi Wapres Tidak Bermasalah HAM

Prabowo Subianto membutuhkan bakal calon wakil presiden yang bisa menutupi kelemahannya, terutama kasus pelanggaran HAM.

Prabowo Harus Didampingi Wapres Tidak Bermasalah HAM
Kompas.com
Prabowo Subianto 

WARTA KOTA, PALMERAH— Pengamat Politik dari Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens menilai, bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto membutuhkan bakal calon wakil presiden yang bisa menutupi kelemahannya.

Menurut Boni, di antara kelemahan mantan Danjen Kopassus itu adalah isu pelanggaran Hak Asasi Manusia pada 1998. "Yang dipilih harus bersih karena dia (Prabowo) bermasalah. Jadi bisa mem-backup kelemahan dia," kata Boni di Jakarta, Selasa (15/4/2014) sore.

Prabowo menurut Boni tidak boleh memilih calon yang hanya bisa mendongkrak popularitas. Karena, ujar dia, saat ini sosok Prabowo sudah cukup populer meskipun masih kalah dengan bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo.

Dengan memilih calon yang bersih, menurut Boni, Prabowo akan dapat menutup sebagian kesalahannya di masa lalu. "Jadi, wakil dia tidak boleh pragmatis, kalau seperti Hatta (Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa) masih susah karena dia juga bermasalah. Dia harus benar-benar bersih."

Selain itu, Boni juga menilai sosok Prabowo masih mempunyai kelemahan dalam hal elektabilitas partai. Gerindra yang diperkirakan hanya mendapatkan suara sekitar 12 persen di pemilu legislatif berdasarkan hasil hitung cepat berbagai lembaga, menurut dia tidak cukup kuat untuk bersaing di pilpres.

"Prabowo butuh yang punya kekuatan partai," kata Boni. "(Sosok pendampingnya harus) bisa mendongkrak Prabowo yang menjadi pesaing terberat Jokowi."

Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved