Penyidik Panggil Saksi Ahli Kasus Boni Hargens-Ruhut Sitompul

Penyidik Polda Metro akan memanggil saksi ahli bahasa untuk dimintai keterangannya terkait laporan Boni Hargens.

Penyidik Panggil Saksi Ahli Kasus Boni Hargens-Ruhut Sitompul
TRIBUN NEWS/DANY PERMANA
Anggota Komisi III DPR-RI, Ruhut Sitompul. 

WARTA KOTA, SEMANGGI— Penyidik Polda Metro akan memanggil saksi ahli bahasa untuk dimintai keterangannya terkait laporan Boni Hargens terhadap politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul.

Hal itu diutarakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Jumat (21/3/2014) di Mapolda Metro Jaya. "Saat ini penyidik tengah berkoordinasi dengan saksi ahli untuk dimintai keterangannya," ujar Rikwanto.

Rikwanto menambahkan setelah dilakukan koordinasi dan diketahui kapan saksi ahli bahasa bisa dimintai keterangan. Penyidik akan langsung menyiapkan panggilan terhadap saksi ahli bahasa.

Untuk diketahui, Boni melaporkan Ruhut Sitompul ke SPK Polda Metro Jaya, Jumat (6/12/2013) dengan nomor laporan, LP/ 4359/ XII/ 2013/ PMJ/ Dit Reskrimsus tertanggal 6 Desember 2013.

Pengamat Politik Universitas Indonesia itu mempolisikan Ruhut terkait ucapan penghinaan dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta, Kamis (5/12/2013) sore.
Menurut Boni, insiden penghinaan kepada dirinya terjadi saat acara diskusi membahas mengenai kasus korupsi Hambalang dan Bu Pur. Saat itu Boni kebagian untuk menjelaskan perkara tersebut.

Akan tetapi, kata Boni, Ruhut Sitompul tiba-tiba emosi dan kehilangan kontrol saat dirinya dimintai tanggapan soal kasus Hambalang dan Bu Pur. Ruhut menyebut Boni adalah orang kulit hitam yang harus dilawan.

"Ruhut marah dan lost control, Ruhut bilang lumpur Lapindo warnanya hitam, Boni Hargens kan hitam, jadi orang hitam harus dilawan,"ujar Direktur Lembaga Pemilih Indonesia ini.

Beruntung kata Boni dalam peristiwa itu tidak sampai timbul adu fisik. "Kita Live beda tempat," ujar Boni

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved