Parma Permalukan Milan di San Siro

Skuad I Rossoneri sebelumnya juga takluk dari Juventus 0-2, Udinese (0-1), dan Atletico Madrid (1-4).

Parma Permalukan Milan di San Siro
Istimewa
Aksi Mario Balotelli saat AC Milan menjamu Parma di San Siro. 

WARTA KOTA, MILAN - Parma berhasil menang 4-2 atas AC Milan yang harus bertanding dengan 10 pemain sejak menit kelima pada lanjutan Serie-A di Stadion San Siro, Minggu (16/3/2014).

Hasil ini semakin memperburuk performa Milan yang selalu menelan kekalahan dari empat laga terakhir. Skuad I Rossoneri sebelumnya juga takluk dari Juventus 0-2, Udinese (0-1), dan Atletico Madrid (1-4).

Milan harus bertanding dengan 10 pemain setelah kiper Christian Abbiati dikartu merah setelah melanggar Antonio Cassano di kotak terlarang saat laga baru berjalan lima menit. Pelatih Milan, Clarence Seedorf kemudian menarik keluar Michael Essien untuk diganti dengan Marco Amelia.

Cassano yang ditunjuk sebagai algojo penalti pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk membuat Parma unggul 1-0. Dengan tenang mantan pemain Milan itu menyarangkan bola ke pojok kiri gawang.

Tertinggal, Milan berusaha keluar membalas. Pada menit ke-18, Milan hampir saja menyamakan kedudukan jika bola tendangan Mario Balotelli seusai menerima umpan Ricardo Montolivo tidak membentur mistar gawang Parma.

Milan terus menekan hingga menit-menit akhir babak pertama. Akan tetapi, sejumlah peluang yang diperoleh Balotelli dan kawan-kawan tidak dapat dikonversikan menjadi gol.

Selepas jeda, Parma mampu menambah keunggulan melalui torehan kedua Cassano pada menit ke-51. Menerima umpan Afriyie Acquah, Cassano menyepak bola dari dalam kotak penalti tanpa mampu dihalau kiper Milan, Amelia, untuk mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan timnya.

Namun, skor tersebut tidak bertahan lama. Lima menit berselang, Milan akhirnya sukses memperkecil kedudukan berkat kerasi Adil Rami pada menit ke-56. Gol tersebut diciptakan Rami seusai memaksimalkan umpan akurat dari Kaka.

Gol itu membangkitkan semangat para pemain Milan. Meski harus berjuang dengan 10 pemain, beberapa kali Milan kembali mampu mengancam gawang Parma. Pada menit ke-71, misalnya, ketika bola tendangan Balotelli yang dapat ditepis dengan gemilang oleh kiper Parma, Antonio Mirante.

Pada menit ke-77, Milan memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan setelah wasit menunjuk titik putih karena Joel Chukwuma Obi melanggar Montolivo di kotak terlarang. Balotelli yang menjadi eksekutor pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Akan tetapi, lagi-lagi skor itu tidak bertahan lama. Kali ini, giliran Parma yang sukses kembali unggul setelah pemain pengganti, Amauri mencetak gol pada menit ke-78. Menerima umpan Ezequiel Schelotto, Amauri melepaskan tendangan keras tanpa mampu dihalau Amelia.

Parma kembali memaksa kiper Amelia memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali keempat setelah Jonathan Biabiany sukses mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-95. Skor 4-2 untuk tim tamu pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Kekalahan itu membuat posisi Milan tidak beranjak dari peringkat ke-11 klasemen sementara Serie-A dengan poin 35. Sementara itu, Parma naik ke posisi kelima dengan perolehan poin 46.

Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved