Dituduh Selingkuh, Istri Kapuskesmas Nyaris Bunuh Diri

Bukan itu saja, Heludi, juga beberapa kali melakukan kekerasan kepada Evi dengan tuduhan selingkuh.

Dituduh Selingkuh, Istri Kapuskesmas Nyaris Bunuh Diri
Warta Kota
Evi Mariana menunjukkan foto perselingkuhan suaminya, Kapuskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Heludi Wahyu. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Untuk menutupi perselingkuhannya dengan wanita idaman lain, Heludi Wahyu Arso (38), seorang dokter pegawai negeri sipil (PNS) yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, kerap menuduh istrinya Evi Mariana (42) selingkuh.

Bukan itu saja, Heludi, juga beberapa kali melakukan kekerasan kepada Evi dengan tuduhan selingkuh. Kekerasan itu dilakukan sekitar sepanjang tahun 2011 dan 2012 lalu. Heludi menuduh istrinya, Evi berselingkuh dengan salah satu penghuni kos di rumah mereka di Jalan Kencana, No 59, RT 10/5, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Akibat intimidasi Heludi itu, pada November tahun 2012, Evi sempat berupaya bunuh diri, mulai dari menusukkan pisau ke nadi dan tubuhnya sampai berupaya minum cairan pembasmi serangga. Beruntung upayanya berhasil digagalkan Atin, tante Evi.

Atin menuturkan, pada November 2012 itu, Heludi menuduh Evi berselingkuh dengan salah seorang pria penghuni kost mereka yang berprofesi sebagai pemain musik di cafe. Di rumah dua lantai mereka di Jalan Kencana, No 59, RT 10/5, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, lantai kedua memang digunakan untuk tempat kos.

Ada 11 kamar kos di lantai itu. Sementara di lantai 1, Evi dan suaminya Heludi tinggal bersama 3 anak mereka dan kerabat mereka. "Evi memang akrab dengan semua orang yang kos di rumahnya. Itu menjadi bahan Heludi menuduh istrinya selingkuh," kata Atin.

Dituduh selingkuh, Evi kesal dan tidak terima. Bahkan Heludi mencari-cari kesalahan Evi dengan menyuruh orang menguntitnya. Tuduhan Heludi yang bertubi-tubi membuat Evi depresi dan trauma. Bahkan Heludi mengancam kabur dan pergi dari rumah.

Karenanya, Evi pun terdesak dan mengancam bunuh diri. Heludi justru mempersilahkannya untuk membuktikan Evi tidak selingkuh. "Dan Evi benar-benar mau bunuh diri, dia ambil pisau dan menusukkannya ke nadi tangannya," kata Atin.

Dengan keadaan yang kacau itu, Heludi justru pergi meninggalkan rumah mereka pada November 2012 dan belakangan diketahui ia tinggal bersama selingkuhannya Nazmu Lailasari di Jalan Muncang, Blok N, Gang III, RT 6/11, Lagoa, Koja, Jakarta Utara.

Saat Heludi pergi itu, Evi yang depresi tetap berupaya bunuh diri. "Semua pisau di dapur dan dimanapun saya ambil dan simpan. Sebab Evi benar-benar tak main-main. Tangannya sudah terluka goresan pisau," kata Atin.

Tak berhasil bunuh diri dengan pisau, Evi mencoba meminum racun serangga. "Untungnya saya gagalkan juga," kata Atin.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved