Apindo: Banyak Perusahaan Bekasi Tak Sanggup Jalankan UMK

Belum ada data resmi perusahaan di Bekasi yang mengajukan penangguhan. Bukan berarti semua perusahaan menjalankan UMK 2014.

Apindo: Banyak Perusahaan Bekasi Tak Sanggup Jalankan UMK
Kompas Images
Buruh demonstrasi 

WARTA KOTA, BEKASI - Sebanyak 25 perusahaan di Kota Bekasi, Jawa Barat, telah mengajukan penangguhan upah minimum kota (UMK) 2014. Namun, hingga kini belum ada data resmi perusahaan di wilayah itu yang mengajukan penangguhan. Bukan berarti semua perusahaan menjalankan UMK 2014.

Hal itu disampaikan Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bekasi, Agus Setiawan. "Anggota Apindo di Kabupaten Bekasi hanya sekitar 7 persen dari seluruh perusahaan yang ada. Banyak yang belum bisa menjalankan UMK, dan mereka bukan dari anggota Apindo," tuturnya, Minggu (12/1).

Menurut Agus, pemerintah daerah semestinya mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan angka UMK. "Kami sudah berulangkali meminta Bupati mempertimbangkan hal ini. Mereka yang tidak menjalankan UMK lebih banyak, misalnya rumah sakit. Itu karena kenaikan angka UMK terlalu tinggi," kata dia.

UMK 2014 Kabupaten Bekasi secara rinci adalah, untuk UMK Dasar sebesar Rp 2.447.445; UMK Kelompok III sebesar Rp2.496.394; UMK Kelompok II sebesar Rp2.692.190; dan UMK Kelompok I: Rp2.814.562.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved