• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Wartakota

Tawuran di Pasar Rebo Merupakan Perang Antargeng

Senin, 23 Desember 2013 11:12 WIB
Tawuran di Pasar Rebo Merupakan Perang Antargeng
Tribunnews.com

WARTA KOTA, SEMANGGI - Tawuran yang terjadi di Jalan Raya Bogor di depan GOR Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (22/12/2013) ternyata bukan bentrokan antarwarga, melainkan bentrokan antargeng.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/12/2013), Menurut Rikwanto setelah dilakukan mediasi antara warga RW 10 Kelurahan Cijantung, Pasar Rebo dan warga RW 01 Kelurahan Ciracas, Minggu sore, diketahui warga tidak ikut serta dalam tawuran itu.

Kedua pimpinan dan tokoh warga, kata Rikwanto, menyampaikan atas nama warga, mereka tidak melakukan tawuran. "Pelakunya adalah kelompok atau komunitas anak-anak dengan mengatasnamakan dirinya Geng Amerika berlokasi di wilayah Pasar Rebo dan kelompok yang menamakan dirinya Geng Bedeng Ceria di wilayah Ciracas," tutur Rikwanto.

Menurutnya, dalam musyawarah, kedua belah pihak menyepakati beberapa hal yakni agar polisi melakukan tindakan hukum secara tegas. Kejadian ini juga dipahami bukan merupakan tawuran antar-kampung melainkan ada unsur-unsur orang luar yang memanfaatkan warga setempat.

"Masing-masing pihak meminta warga menghentikan tawuran dan akan memberikan informasi bila ada warganya yang terlibat," katanya. Selain itu, warga juga sepakat membangun pos terpadu antara warga Cijantung dan Ciracas. "Tendanya, akan disiapkan pihak Koramil Pasar Rebo," tambah Rikwanto.

Setelah dilakukan pendataan, imbuh Rikwanto, diketahui empat orang menjadi korban dalam bentrokan antar-geng itu. Mereka adalah Galuh (25), warga RT 04 RW10, Cijantung, yang mengalami luka bacok di paha; Prasetyo (30), warga RT 03 RW 10, Cijantung, yang mengalami luka kaki kiri terkena panah paku; Wahyudi (24), warga Cijantung, menderita luka kaki kiri terkena panah paku; dan Miin (65), warga RT04 RW01 Ciracas, yang terluka tangan kiri terkena senjata tajam.

Sementara korban materi adalah Truk Nopol B 9471 TU, kaca depan pecah; Truk Fuso Nopol B 9316 GYT, kaca depan pecah; Truk Box Nopol B 9422 FV, terbakar; dan Mitsubishi Colt Nopol B 9513 TAL, kaca depan serta samping pecah. Selain itu, tambah Rikwanto, asbes dan kaca rumah milik Ibu Nia, warga RT 04 RW 10, Cijantung, juga pecah.

"Juga gerobak nasi goreng milik Topan warga RT 04 RW 10, Cijantung, hancur serta warung Pakde Kliwon, warga RT 01 RW 10 Cijantung, mengalami rusak berat," katanya.

Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
181657 articles 35 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Privacy Policy
Atas