Survei LSI: Publik Khawatir Pemerintahan Lumpuh di 2014

Mayoritas responden dalam survei khawatir pemerintahan di 2014 tidak akan berjalan baik

Survei LSI: Publik Khawatir Pemerintahan Lumpuh di 2014
Kompas.com
Bendera partai politik jelang Pemilu 2014. 

WARTA KOTA, RAWAMANGUN - Lingkaran Survei Indonesia (LSI), kembali merilis hasil survei bertajuk "Mayoritas Publik Khawatir Pemerintahan Lumpuh di Tahun 2014".

Berdasarkan survei yang dilakukan sejak 18 Desember hingga 19 Desember 2013, sebanyak 60,88 persen publik mengaku sangat khawatir Pemerintahan lumpuh di tahun 2014 mendatang. Pasalnya, pemerintah dan sejumlah partai politik diyakini akan konsentrasi dalam meraup sura terbanyak sehingga kepentingan rakyat diabaikan.

"Ada dua even yaitu, pemilihan umum legislatif (Pileg) dan Pemilihan umum presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) akan digelar pada tahun 2014. Sebanyak 68,73 persen publik tak  yakin pemerintah tetap fokus bekerja," kata peneliti LSI Fitri Hari di Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (22/12).

Fitri mengatakan mayoritas responden dalam survei tersebut, khawatir pemerintahan di 2014 tidak akan berjalan baik, karena disibukkan dengan pemilihan umum (Pemilu) 2014.

Lebih lanjut dalam, survei yang dilakukan menggunakan metode multistage random sampling itu, ditemukan bahwa 64,15 persen masyarakat desa khawatir pemerintahan lumpuh. Sedangkan yang merasa tak khawatir hanya 30,75 persen.

"Sementara itu, sebanyak 31,29 persen  masyarakat kota yang khawatir. Kemudian, masyarakat kota yang tidak khawatir sejumlah 45,06 persen," katanya.

Dirinya memaparkan, dari sisi ekonomi, 62,50 persen masyarakat menengah ke bawah khawatir pemerintahan lumpuh di tahun politik. Sedangkan, yang tidak hanya 36,50 persen.

Masyarakat ekonomi menengah sebanyak 66,67 persen yang khawatir. Yang tidak hanya 33,33 persen. Sedangkan ekonomi menengah ke atas sebanyak 41,67 persen dan yang tidak khawatir 50,00 persen. Selebihnya menjawab tidak tahu.

"Bisa dikatakan bahwa para wong cilik yang tinggal di desa lebih khawatir pemerintah akan lumpuh di 2014," tutur Fitri.

Untuk diketahui pengumpulan data dalam survei tersebut menggunakan 1.200 responden, dengan margin error kurang lebih 2,9 persen.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved