Tarif Tol

Tarif Jalan Tol Naik Tiap Dua Tahun

Penyesuaian tarif jalan tol dilakukan setiap dua tahun sekali untuk menciptakan iklim investasi bidang jalan tol yang kondusif.

Tarif Jalan Tol Naik Tiap Dua Tahun
Tribunnews.com
Mulai Jumat (11/10/2013) pemerintah akan menaikkan tarif di 13 ruas tol 

WARTA KOTA, PALMERAH— Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Achmad Ghani Ghazaly Akman mengatakan, pelaksanaan penyesuaian tarif tol itu dilakukan setiap dua tahun sekali. Hal ini untuk menciptakan iklim investasi bidang jalan tol yang kondusif.

Penyesuaian itu sendiri memang telah diatur dalam UU No. 38 tahun 2004 tentang Jalan yang menyebutkan tarif tol bisa dinaikkan apabila telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Kementerian PU ingin membuat iklim investasi tol tetap baik, agar investor mau masuk,” ujar Ghani, Jumat (29/11/2013).

Ia menilai saat ini investasi bidang tol mulai diminati tidak hanya oleh investor lokal, tetapi juga luar negeri. Dia mencontohkan, ada minat dari beberapa investor asing dari India dan Perancis untuk mengoperasikan jalan tol Medan – Kualanamu di Sumatera Utara.

BPJT pun melakukan pengawasan SPM seluruh ruas tol yang beroperasi secara teratur dalam periode enam bulan sekali. Ghani meminta kepada para operator agar pelayanan sesuai SPM tidak dipandang perlu hanya ketika menjelang penyesuaian tarif, namun merupakan hal pokok pelayanan kepada para pengguna jalan tol.

Berdasarkan kajian BPJT sebelum ada kenaikan tarif tol, saat ini ada lima ruas tol yang dinilai tidak memenuhi SPM yaitu Tol Cawang – Tomang – Grogol, Tol Bandara Soekarno-Hatta – Prof Sedyatmo, Tol Jakarta – Cikampek, Tol Surabaya – Madura dan Tol Kanci – Pejagan.

“Untuk Kanci – Pejagan sudah lebih dari dua tahun, belum masuk-masuk (memenuhi SPM), sehingga tarifnya masih terus kita tunda,” jelas Ghani.

Penulis:
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved