• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 21 September 2014
Wartakota

Anggaran Rp41 Miliar, Jembatan Layang Tegal Danas Bakal Dilebarkan

Kamis, 28 November 2013 17:43 WIB
Anggaran Rp41 Miliar, Jembatan Layang Tegal Danas Bakal Dilebarkan
Wartakotalive.com/Wahyu Aji
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur. Di sinilah Direktur PT Wika, Ikuten Sinulingga, terjatuh. 

WARTA KOTA, BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, merencanakan pelebaran jembatan layang Tegal Danas di Desa Jayamukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang akan dilakukan 2014 mendatang.

Pelebaran jembatan layang yang membentang di atas Jalan Tol Jakarta - Cikampek itu diperkirakan baru bisa dikerjakan pada April 2014. "Kami sudah usulkan rencana pelebaran itu dan sudah disepakati," ungkap Kepala Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMPSDA) Kabupaten Bekasi, Jamaludin.

Menurut Jamaludin, pelebaran jembatan layang Tegal Danas itu akan dianggarkan sebesar Rp41 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 mendatang. "Target pengerjaannya, selesai Desember 2014," imbuhnya.

Saat ini, jembatan layang hanya selebar 4,5 meter dengan panjang 70 meter. Rencananya, jembatan layang itu akan dilebarkan menjadi 10 meter dengan panjang tetap 70 meter. "Kalau sudah dilebarkan diharapkan arus kendaraan di Jalan Inspeksi Kalimalang dan jalan akses ke Cikarang Pusat jadi lancar," kata Jamaludin.

Karena jembatan itu membentang di atas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, kata Jamaludin, Pemkab Bekasi harus meminta izin terlebih dulu kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan PT Jasamarga sebelum memulai pekerjaan pelebaran.

Abdullah (35), warga Cikarang Pusat mengatakan kondisi jembatan layang Tegal Danas saat ini sudah tidak memadai lagi untuk menampung arus kendaraan setiap harinya. Padahal, jembatan itu sangat dibutuhkan karena menjadi akses alternatif warga maupun pelaku industri ke tujuh kawasan industri di Kabupaten Bekasi.

Pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari, kata dia, kemacetan terjadi akibat sempitnya jembatan layang itu. "Bahkan kemacetan bukan hanya terjadi di jam sibuk, karena jembatan itu hanya bisa dilewati satu jalur kendaraan roda empat," tuturnya.

Jalan keluarnya, akses buka tutup diberlakukan bagi kendaraan roda empat yang melintasi jembatan itu. Akibatnya, antrean kendaraan bisa memanjang hingga ke perempatan Cibitung persisnya di Gerbang Tol Cibitung.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mustakim membenarkan bahwa usulan pelebaran jembatan itu sudah disepakati untuk dianggarkan di APBD 2014. "Pelebaran jembatan layang Tegal Danas itu merupakan kebutuhan bersama," tuturnya.

Pembangunan jembatan layang itu, kata dia, akan menjadi salah satu megaproyek di Kabupaten Bekasi. Karenanya diharapkan pengerjaannya tepat waktu dan sesuai rencana, yaitu selesai pada akhir 2014.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Privacy Policy
Atas