Perajin Tempe Berjaya di Era Presiden Soeharto

"Dulu harga kedelai stabil. Tahun 1980, satu kwintal kedelai harganya Rp80 ribu," katanya.

Perajin Tempe Berjaya di Era Presiden Soeharto
Tribunnews.com

WARTA KOTA, KALIDERES - Tidak ada yang tahu persis kapan kali pertama orang Pekalongan merantau ke Jakarta dan menguasai perdagangan tempe di hampir wilayah Jakarta.

Tapi, menurut pengakuan Pak Warmin (75), saat kali pertama dia datang ke Jakarta untuk berjualan tempe pada 1958, jumlah perajin maupun pedagang tempe saat itu masih bisa dihitung dengan jari.

Para pedagang menjual tempe dengan cara memikulnya, berkeliling dari kampung satu ke kampung lainnya. Pada perkembangannya, Pak Warmin ingat betul, pada tahun 1980 masyarakat Pekalongan berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk berdagang tempe.

"Tahun 1980 mulai membludak orang-orang dari Pekalongan. Mereka mengisi setiap pasar di Jakarta dengan berjualan tempe," katanya ditemui Warta Kota di Perkampungan Industri Kecil (PIK) Primer Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Primkopti) Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, kemarin.

Salah satu faktor pendorong maraknya kaum urban dari Pekalongan yang berdagang, tempe, kata dia juga karena pada era 1980an pemerintah melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) banyak membantu perajin, khususnya dalam penyediaan kedelai bersubsidi.

"Dulu harga kedelai stabil. Tahun 1980, satu kwintal kedelai harganya Rp80 ribu," katanya.

Pak Warmin menyebut, sejak itulah masa kejayaan perajin tempe mulai terlihat. Muncul banyak juragan tempe. Para perajin tempe sukses dan bisa membangun rumah bagus di kampung halamannya.

"Era kejayaan para pengusaha tempe kalau boleh saya sebut adalah di era kepemimpinan Pak Harto (Mantan Presiden Suharto), khususnya lagi antara 1980 sampai 1998. Pada masa krisis yang menyebabkan harga kedelai naik, pengusaha tempe pada pusing," katanya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved