• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 22 September 2014
Wartakota

Tidak Semua Guru Bisa Ikut Lelang Kepsek

Minggu, 3 November 2013 18:42 WIB
Tidak Semua Guru Bisa Ikut Lelang Kepsek
Warta Kota
Kepala Disdik DKI Taufik Yudi Mulyanto menunjukkan stiker jam belajar, Jumat (1/11/2013) 

WARTA KOTA, JAKARTA - Rencana lelang jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) dan pengawas sekolah di DKI Jakarta masih dibahas Pemprov DKI Jakarta.

Bukan hanya di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, namun juga sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, pelaksanaan lelang Kepsek sedang dibahas bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta dan juga melibatkan Biro Organisasi dan Tata Laksana, Biro Kesmas, dan lainnya.

”Disdik sudah bersurat kepada BKD tentang persyaratan umum untuk Kepsek, karena ada aturan Kemendiknas Nomor 28 tahun 2010 yang berlaku untuk semua Kepsek di Indonesia,” ujar Taufik, Minggu (3/11).

Sedangkan untuk calon pengawas, berlaku Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Nomor 21 tahun 2010 yang menyatakan syarat memiliki sertifikat Kepala Sekolah dan Pengawas.

Menurut Taufik, guru yang nantinya bisa mengikuti lelang harus memenuhi syarat. Antara lain guru PNS Pemprov DKI Golongan 3 C dengan usia dibawah 56 tahun dan pengalaman lebih dari lima tahun mengajar.

”Intinya, Kepsek adalah guru yang mendapat tugas tambahan, namun untuk sementara, para peserta lelang adalah Calon kepsek dan pengawas yang sudah memiliki sertifikat dan sedang menunggu formasi, lalu kepala sekolah yang sekarang sedang menjabat,” tuturnya.

Taufik mengatakan, aturan Kemendiknas juga mengamanatkan jabatan kepala sekolah paling lama diemban seorang guru selama delapan tahun, dan bisa ditambah empat tahun jika berprestasi.

Setelah itu, Kepsek harus kembali menjadi guru jika usianya belum pensiun. Dijelaskan Taufik, selama ini Kepala Sekolah di DKI Jakarta, tetap dimonitor dan dievaluasi kinerjanya.

”Satu orang menjabat di satu sekolah hanya tiga sampai empat tahun, setelah itu pindah sekolah, di DKI juga ada Kepala Sekolah yang meninggal dunia, dan belum ada penggantinya, ini juga akan kita masukkan dalam yang dilelang,” tuturnya.

Ia mengatakan, guru-guru yang sudah mengambil sertifikasi di Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah, Solo, Jawa Tengah, juga akan bisa mengikuti lelang ini.

Menurut Taufik, pihaknya bersama BKD DKI juga sedang menginventarisasi jumlah calon kepsek yang memenuhi syarat dan sedang menjabat saat ini.

Namun total sekolah negeri yang ada di DKI Jakarta yakni 2.200 SD, 289 SMP, 117 SMA, dan 63 SMK.

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Lucky Oktaviano
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Privacy Policy
Atas