• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Wartakota

Siswi SMA Bekasi Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Ayahnya

Rabu, 30 Oktober 2013 17:48 WIB
Siswi SMA Bekasi Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Ayahnya
Kompas.com

Laporan Reporter Warta Kota, Ichwan Chasani

WARTA KOTA, BEKASI - Penyidik Satreskrim Polresta Bekasi menetapkan AM (45) sebagai tersangka pembunuh dan pemerkosa AY (17), siswi sekolah menengah atas di Kampung Pahlawan Setia, Desa Pahlawan Setia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Tersangka AM adalah ayah kandung korban.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi, Komisaris Deddy Murti Haryadi menyatakan bahwa tersangka sudah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). “Tersangka sudah mengakui perbuatannya, yang bersangkutan sudah kami tahan,” ungkap Kasat Reskrim, Rabu (30/10).

Meski tersangka sudah mengakui perbuatannya, penyidik masih terus memintai keterangan untuk mengungkap modus pelaku yang tega menghabisi nyawa anaknya sendiri. Dibantu warga setempat, penyidik juga membongkar makam korban di desa setempat, Rabu (30/10) sekitar pukul 10.00 hingga pukul 12.30.

Jenazah korban tidak sampai dibawa keluar dari lingkungan tempat pemakaman umum. Tim forensik dan dokter dari RS Polri Kramatjati yang dihadirkan saat pembongkaran makam itu sempat kesulitan melakukan otopsi dan visum et repertum di lokasi pemakaman karena turun hujan.

“Pembongkaran makam ini untuk melengkapi berkas perkara. Otopsi dilakukan di tempat pembongkaran, setelah selesai jasad dimakamkan kembali. Hasil otopsinya seperti apa, nanti kami tunggu kesimpulannya dari tim dokter,” kata Kasat Reskrim.

Dugaan awal, sebelum tewas korban sempat diperkosa oleh pelaku, sebab saat identifikasi dilakukan petugas, ditemukan adanya bercak darah di kemaluan korban. Korban diduga melakukan perlawanan kemudian dicekik akhirnya sampai meninggal dunia. Di leher korban terlihat luka bekas cekikan.

Kasat Reskrim menandaskan, penyidik telah menjerat tersangka AM dengan pasal berlapis yaitu pasal 81 Undang-Undang Perlindungan Anak, pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pembunuhan, serta pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. “Ancaman hukumannya di atas 20 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa jasad AY (17), siswi kelas dua SMA di Tarumajaya, ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Kampung Pahlawan Setia, Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, 7 Oktober 2013 lalu sekitar pukul 06.30.

Hasil olah tempat kejadian perkara dan identifikasi terhadap jasad korban ditemukan beberapa kejanggalan. Namun saat itu pihak keluarga, terutama ayah korban, bersikeras menolak penyidikan kematian AY untuk dilanjutkan.

Berselang dua pekan kemudian, setelah dilakukan pendekatan terhadap keluarga korban, baru pihak keluarga melaporkan kasus itu ke Polresta Bekasi. "Pelapornya adalah ibu korban sendiri, dari laporan itulah kemudian penyelidikan kami lakukan," kata Kasat Reskrim.

Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Rendy Adrikni Sadikin
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Privacy Policy
Atas