A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Celana Dalam Rider Bidik Pasar Depok - Wartakota
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Wartakota

Celana Dalam Rider Bidik Pasar Depok

Kamis, 5 September 2013 17:41 WIB

Jakarta, Wartakotalive.com

Produsen pakaian dalam di Indonesia, PT Trans Nusantara Sejati, membidik masyarakat Depok, Provinsi Jawa Barat. Terutama, pemasaran celana dalam Rider. Depok dinilai pasar yang subur.

"Faktor keamanan dan kesehatan kini menjadi pilihan utama, dalam setiap produk yang dikeluarkan oleh produsen. Tanpa inovasi dan keunggulan, terutama untuk kesehatan, maka akan ditinggalkan oleh konsumen. Setiap produk yang dihasilkan kami wajib bebas bakteri. Melalui anti bakteri yang diimpor khusus dari negara Swiss maka Rider bebas bakteri. Masyarakat Depok cocok dengan produk kami," kata Manager PT Trans Nusantara Sejati, CH Budianto, di Margo City, Depok, Kamis (5/9/2013).

Budianto menjelaskan PT Trans memprioritaskan kesehatan pada setiap produk pakaian dalam Rider. Apalagi, pakaian dalam berpotensi menimbulkan sejumlah penyakit.

"Kami tidak main-main dengan kesehatan. Anti bakteri zat kimia dibeli di Swiss. Diaplikasikan ketika masih berbentuk benang dan disemprotkan, untuk membunuh bakteri penyebab bau, gatal dan iritasi. Negara tropis sangat cocok dengan bahan katun yang dingin kala udara panas dan hangat ketika cuaca dingin. Dalam percobaan laboratorium, dalam 40 kali cuci, baru lima persen kandungan anti bakterinya hilang atau lebih dari dua tahun,” imbuhnya.

Editor: Siswanto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
162806 articles 35 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas