Liga Inggris

Manchester City Harus Efisien Hadapi Swansea

Gelandang James Milner menyadari tanggung jawab bukan hanya milik pemain belakang Manchester City seusai kalah 1-3 dari Ajax Amsterdam Rabu lalu. Ia meminta tim lebih efisen saat menjamu Swansea City,

Manchester, Wartakotalive.com

Gelandang James Milner menyadari tanggung jawab bukan hanya milik pemain belakang Manchester City seusai kalah 1-3 dari Ajax Amsterdam Rabu lalu. Ia meminta tim lebih efisen saat menjamu Swansea City, Sabtu (27/10/2012).

Nafas City tersengal paska ditekuk Ajax dalam lanjutan penyisihan grup D Liga Champions. Mereka harus memenangi tiga laga sisa untuk memelihara peluang ke fase knock-out. Milner menilai, pemain belakang tidak sepenuhnya pantas disalahkan.

Sempat unggul lewat Samir Nasri, gawang Joe Hart tiga kali dibobol Siem de Jong, Nikolas Moisander, Christian Eriksen. Usaha pelatih Roberto Mancini memasukkan dua penyerang tambahan -Carlos Tevez dan Mario Balotelli-tidak membuahkan gol.

City, memiliki banyak peluang mencetak gol. "Namun, kami tidak efisien," kata Milner.

Menurut Milner, bukan hanya penyerang yang berperan membobol gawang lawan. Gol harusnya datang dari lini manapun. Menarik ditunggu bagaimana Mancini mengubah taktik agar gawang tidak mudah bobol. Dalam lima partai terakhir, hanya sekali Joe Hart tidak kebobolan.

Di Amsterdam, Mancini menurunkan formasi 3-5-2 yang jarang dipraktekan sewaktu latihan. Bek sayap Micah Richards tidak nyaman dengan skema baru tersebut. Ada perkiraan hubungan Mancini dengan pemain senior tidak lancar. Hal itu membuat instruksi dari pinggir lapangan mandek.

Hasil buruk ikut memupuk beban tambahan kepada Mancini. Musim lalu, City gagal lolos dari penyisihan grup. Tetapi, Mancini menutupi rumor tersebut dengan menyebut timnya kehilangan semangat juang. "Jika Anda memilikinya, itu menambah kualitas untuk bermain di Liga Champions. Jika tidak, maka tidak bisa. Itulah persoalannya. Taktik tak lagi soal penting," tutur Mancini. "Kami tim baru di Liga Champuions. Ini musim kedua dan saya kira kami harus bekerja lebih keras," tambahnya.

Kepercayaan diri City sedikit terangkat mengacu catatan tidak pernah kalah dalam laga kandang di Liga Primer Inggris sejak Desember 2010. Musim lalu, hanya Arsenal yang bisa mencuri poin di Etihad.

Mancini kehilangan daya cengkeram lini tengah seiring absennya playmaker David Silva. Kondisi gelandang jangkung Yaya Toure meragukan karena sempat mengalami cedera sewaktu melawat ke Ajax.

Sementara itu, Swansea berharap meraih hasil lebih baik. Pada laga terakhir di Etihad musim lalu, Swansea takluk 0-4. Pelatih Michael Laudrup punya bekal kemenangan 2-1 atas Wigan Athletic, Sabtu lalu. Laudrup punya keleluasaan dalam memilih pemain. Skuad dalam kondisi fit kecuali pemain yang sudah absen panjang; Kyle Bartley serta Neil Taylor.

Swansea merangkak naik ke posisi 10 dengan nilai 11, selisih tujuh poin dari City yang menempati peringkat tiga. Gelandang Swansea Leon Britton menyatakan rekan setim sudah mengevaluasi kekalahan musim lalu. Rasa grogi, kaget, dan inferior menjadi satu. "Kali ini, kami lebih berpengalaman. Sebagian besar dari kami sekarang sudah menjalani 40 hingga 45 partai di liga. Tetapi kami sadar laga ini tetap menyulitkan," ujarnya. (eko)
 

Editor: Catur Waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved