Komunitas Historia Indonesia Kenang G30PKI

Bagi masyarakat yang hidup di masa orde baru (Orba), tentu hafal sekali dengan bunyi kalimat ‘Darah Itu Merah Jenderal!’. Tapi bagi sebagian dari mereka yang hidup di masa reformasi, mungkin tidak paham.

Palmerah, Wartakotalive.com

Bagi masyarakat yang hidup di masa orde baru (Orba), tentu hafal sekali dengan bunyi kalimat ‘Darah Itu Merah Jenderal!’. Tapi bagi sebagian dari mereka yang hidup di masa reformasi, mungkin tidak paham.

Kalimat itu muncul dalam sebuah film yang bersetting pada peristiwa sadis berdarah di tahun 1965 buatan Pemerintah Soeharto. Film tersebut berjudul ‘G30S/ PKI’.

Dalam film tersebut diceritakan upaya tentang suatu kelompok yang melakukan makar atau pemberontakan terhadap pemerintah dengan membunuh para perwira tinggi TNI dalam hal ini jenderal-jenderal yang memiliki peran penting di Republik saat itu. Istilah Dewan Jenderal mencuat dalam film yang berdurasi kurang lebih 3 jam itu.

Dalam hal ini, Komunitas Historia Indonesia (KHI) memandang perlu untuk menggali dan mengenali kembali jejak sejarah sosok para jenderal atau pahlawan yang gugur dalam peristiwa  30 September 1965.

“Besok, kita akan mengunjungi rumah Jenderal Abdul Haris Nasution yang berada di Kawasan Menteng,” ujar Asep Kambali pendiri KHI yang juga sebagai sejarawan dan guru sejarah keliling, dalam pesan singkatnya kepada Wartakotalive, Sabtu (29/9).

Pada kegiatan kali ini, Kang Asep, sapaan akrab Asep Kambali, mengajak semua kalangan masyarakat khususnya bagi pecinta sejarah untuk turut berpartisipasi.

“Kita tidak akan membahas tentang kontroversi dari peristiwa sejarah tersebut. Ini murni belajar sejarah sambil berpetualang dengan jalan-jalan santai,” kata Kang Asep.

Acara jelajah sejarah bertemakan ‘Jakarta Historical Walk’ ini akan berlangsung pada Minggu, 30 September 2012, dari jam 09.00 hingga pukul 12.00.

Bagi yang ingin turut serta, pada Minggu pagi bisa berkumpul dan start dari Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat. Untuk dress code casual, t-shirt berwarna putih dan bawahan bebas. Acara ini gratis, cukup dengan mendaftarkan via SMS ke 0858 85637567 dengan format 30Sept/Nama/Email/No.Telp). Serta wajib untuk follow twitter @Indohistoria dan register jadi member di www.komunitashistoria.org.

FERYANTO HADI

Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved